Saat kamu memilih diam lalu pergi menjauh, ikhlaslah..
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Apa kabar jiwa ? Masihkah terluka ?
Apa kabar hati ? Masihkah menyimpan lara ?
Air mata mu masihkah bersimbah ?
Kadang kamu harus mengakui kebodohan diri sendiri
Bertahan untuk sebuah luka, bertahan untuk seutas duka
Kebaikan semua itu kamu artikan sebuah ketulusan
Cinta palsu itu kamu maknai sebuah kesetiaan
Waktu demi waktu berlalu kamu habiskan untuk menjadi
kotak sampah kepalsuan
Hari demi hari berganti, kamu gunakan untuk menjadi
wadah duri kebohongan
Kamu biarkan hatimu terluka dan terluka lagi
Kamu biarkan wajahmu basah bersimbah air mata setiap
hari
Hidupmu yang indah berubah jadi kemarau panjang
Panasnya yang terik kamu biarkan menyiksa batinmu
Kamu tau dia tak setia, namun kamu masih bertahan disisinya ?
Kamu tau hatinya tak seindah parasnya, namun kamu menetapkan hati padanya
Duhai jiwa yang baik, hentikan langkahmu sejenak :)
Biarkan nurani mu beranjak mencari kebenaran Tuhanmu
Hingga jiwamu mampu membedakan yang baik dan yang
palsu
Duhai jiwa yang lugu sudah saat nya diammu tak hanya
berdiam diri
Membiarkan luka datang bertubi-tubi
Tanpa peduli meski wajahmu telah pucat pasi
Ada apa dengan mu ?
Kamu biarkan hatimu hancur hanya kamu takut
kesendirian ?
Kamu biarkan jiwamu porak-poranda hanya karna kamu
takut kesepian ?
Kamu rela menghabiskan malam gulitamu bersama air
mata
Kamu rela lewati siang terikmu bersama luka
Coba tanyakan pada dirimu sendiri
Mengapa kamu takut kehilangan ?
Padahal kamu tahu tidak ada yang abadi di bumi ini
Mengapa kamu takut kesendirian ?
Padahal kamu tau
bahwa semuanya akan pergi sendiri
Duhai jiwa yang mulai lelah
Allah maha tau bahwa manusia adalah insan yang lemah
Kamu tak akan sanggup melewati malam tanpa bintang
Kamu tak akan sanggup melintasi siang tanpa sinar
yang benderang
Jadi mengapa kamu masih pura-pura bertahan ?
Sementara kamu sudah sehancur ini !
Kamu harus kuat. Tapi bukan pura-pura kuat.
Diammu saat ini belum menyelamatkan jiwamu
Kamu masih membiarkan jiwamu terluka diatas luka
Kamu masih enggan pergi untuk sebuah alasan yang tak
pasti
Diamlah lalu pergi menjauh
Tinggalkan lukamu karna Tuhan
Tinggalkan cinta palsu mu untuk meraih cinta suci
Tuhanmu
Jangan sia-siakan airmata mu untuk menangisi makhluk
Jangan buang-buang waktu mu untuk meratapi kepalsuan
Hentikan harapmu pada manusia atau kamu hanya akan kecewa
Hentikan cintamu yang tak pasti tujuannya atau kamu hanya akan terluka
Kembalilah kepada Penciptamu
Hanya cinta-Nya yang tak akan pernah padam
kembalikan rindumu yang selama ini salah tujuan
Sebab Allah telah lama menunggumu
Ikhlaskan semuanya ..
Diam lalu pergi menjauhi kepalsuan akan menyelamatkan
hati dan jiwamu dari cinta semu
“Orang-orang yang beriman sangat mendalam cintanya
kepada Allah swt.” (QS. Al-Baqarah :165)
Rasullullah saw bersabda :
“Aku memohon kepada-Mu agar dapat mencintai-Mu,
mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang mendekatkan
diriku untuk mencintai-Mu”
Komentar
Posting Komentar