Catatan penutup november-
Entah bagaimana aku meminta pada Tuhan untuk damaikan hati ini, tenangkan hati ini dan sukai yang sekarang sudah aku jalani. Perasaan kacau sampai hampir gila ditarik semua hal yang sudah terjadi. Penyesalan dan beberapa pilihan yang tidak seharusnya. Hingga tepat hari itu Tuhan memberikan jawaban, saat isi kepala mau hancur diledakkan diri sendiri. Tuhan biarkan aku membaca satu kalimat :
"Fokus pada kegagalan membuat aku semakin gagal dan suatu saat hidup memberiku kegelapan. Butuh bertahun-tahun aku mengerti bahwa itupun sebuah hadiah" -Mary Oliver
.
Mulai belajarlah melihat muka asli sesorang, mengetahui ketulusan sesuatu tindakan, dan memahami maksud sekitar. Hidup terlalu keras saat kamu luluh dengan kebaikan semua orang. Hidup terlalu licik saat memperlakukan sama semua orang. Hidup takkan memiliki arah tujuan saat selalu mengiyakan semua hal.
Ciptakan alur ceritamu sendiri, Diskusikan dengan dirimu sebagai pembuat cerita. Jangan biarkan orang lain yang menyetir saat kau yang bertanding.
.
Ketika kamu jatuh, matahari akan tetap bersinar. Orang-orang akan tetap menjalankan kegiatannya. Tidak ada yang berubah. Who care ? Siapa peduli? Bangkitlah!!
.
Semesta akan mengabulkan apa yang menjadi inginnya kita! Kenapa memilih takut dan ragu jika ternyata bahagia pun bisa semesta berikan:)
.
Selama semua sudah dimaksimalkan, Takdir Tuhan tak pernah mengecewakan:)
.
Sholat!
"Seperti apa kamu memperbaiki Sholat-Mu, seperti itulah Allah akan memperbaiki hidup-Mu"
.
Jika hatimu jujur, Allah akan mengabulkan cita-citamu.
Allah akan mudahkan, insyaallah:)
.
Mulai dari sini
"Yakinlah mulai dari hari ini. Libatkan Allah selalu dalam meyakinkan hati, yakinlah pilihan Allah yang paling baik."
Komentar
Posting Komentar